Ingin WFH Tetap Lancar? Lakukan Cara Menghemat Baterai Laptop Berikut Ini!

Berbagai cara menghemat baterai laptop diaplikasikan supaya perangkat tersebut bertahan lebih lama.

Terutama saat kamu masih harus bergantian work from home (WFH) dan work from office (WFO).

Cara Menghemat Baterai Laptop

Beberapa orang yang mempunyai bujet besar mungkin akan segera mengganti laptopnya dengan yang baru serta memiliki baterai lebih tangguh.

Namun, bagaimana kalau keuanganmu sedang kurang bagus?

Kalau secara keseluruhan laptopmu masih berfungsi dengan baik, ada beberapa trik yang bisa diterapkan supaya baterainya tak gampang habis.

Bagaimana caranya? Simak langkah-langkah di bawah ini!

1. Turunkan tingkat kecerahan layar

Semakin tinggi tingkat kecerahan yang diatur, semakin banyak juga baterai laptop terkuras.

Kamu dapat memulai cara menghemat baterai laptop dengan menurunkannya, lalu tes apakah baterainya jadi lebih awet atau tetap mudah tergerus.

Kalau perangkat bertahan lebih lama, berarti kamu tak perlu lagi mengutak-atiknya.

Selain membuat baterai awet, menurunkan tingkat kecerahan layar bakal membuat mata tidak gampang rusak.

Terutama kalau kamu harus bekerja selama berjam-jam menggunakan laptop.

2. Matikan fitur audio dan konektivitas

Fitur-fitur yang berkaitan dengan audio seperti speaker dan music player berpengaruh dengan pemakaian baterai laptop.

Kalaupun kamu tetap pengin mendengarkan lagu, gunakan earphone dan pasang volume yang tak memekakkan telinga.

Cara menghemat baterai laptop lainnya adalah mematikan fitur konektivitas seperti Wi-Fi atau Bluetooth saat sedang tak digunakan.

Membiarkan fitur-fitur tersebut berada dalam setelan maksimal dalam jangka waktu lama akan membuat baterai bekerja lebih keras, sehingga menyebabkan overheating sampai mudah boros.

3. Aktifkan Eco Mode atau Battery Saver

Sejumlah vendor sudah menyertakan fitur seperti Battery Saver atau Eco Mode pada laptop keluaran terbaru yang bisa kamu andalkan untuk mengatur pemakaian baterai.

Sesuai namanya, kedua fitur ini akan menjaga konsumsi baterai dengan meminimalisasi atau menonaktifkan penggunaan sejumlah fitur, salah satunya seperti tingkat kecerahan.

Kemudian, selain untuk mengoptimalkan cara menghemat baterai laptop, kedua fitur ini dapat kamu gunakan saat ingin fokus belajar atau bekerja dalam waktu yang lebih lama.

4. Kurangi kebiasaan multitasking

Membuka aplikasi atau software sekaligus mungkin terasa efektif saat kamu harus mengerjakan beberapa tugas.

Sayangnya, kebiasaan ini turut berkontribusi juga terhadap daya baterai yang dipakai perangkat.

Alangkah baiknya kamu tutup program saat sudah tak dipakai lagi agar baterai bertahan dan kamu bisa memakai laptop lebih lama.

Lalu, akses Task Manager dengan menekan Ctrl+Shift+Esc untuk mengecek program yang sedang berjalan, tetapi tak terlihat atau tampil secara langsung di layar monitor.

5. Pastikan laptop berada di suhu optimum

Cara menghemat baterai laptop terakhir adalah tidak membiarkan perangkat dalam suhu panas, apalagi sampai overheating.

Membiarkan hal ini hanya akan merusak sistem pendingin yang bertugas menjaga aliran udara ke luar.

Bukan hanya itu, usia hardware juga akan lebih pendek dan akan merusak laptop kalau tak segera kamu perbaiki.

Oleh karena itu, kamu harus pastikan laptop berada dalam suhu optimum.

Luangkan waktu juga untuk membersihkan ventilasi perangkat agar aliran udaranya tidak tertahan.

Kebiasaan-kebiasaan lain yang sebaiknya kamu terapkan adalah menempatkan laptop pada permukaan rata dan langsung mematikannya saat sedang tak dipakai.

Hindari juga pemakaian fitur Sleep, sebab meski laptop tampak beristirahat, komponen di dalamnya masih tetap bekerja.

Semoga kelima cara menghemat baterai laptop ini membuatmu lebih lancar dalam beraktivitas!

pinit fg en rect red 28

Ingin WFH Tetap Lancar? Lakukan Cara Menghemat Baterai Laptop Berikut Ini!

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas